Wednesday, November 21, 2007

Game Review : .hack//G.U. Series

Finally got to finish this series. Ever since it's release starting from the first volume, I've been wondering how the makers were gonna bring the whole story to. This was important since the first .hack game series before has already been quite wraped up. It turned out they made a whole new story and environment, but still having much corelations to the previous games.

The game itself is set up in the revised MMORPG "the world" called "The World R:2". With this, almost everything changed including the job roles in the game. But how it's connected to the previous game was kinda blurred in the beginning. To understand the whole game itself, it is better to watch the anime .hack//roots which serves as a prequel the the whole story arc in the .hack//G.U games. But even not wacthing it wouldn't be much of a problem since it just adds more knowledge to playing the game.

The protagonist here is Haseo. A adept rogue beginner player in the World who at his first encounter gets PK'd by PK'ers. Luckily he gets saved by Ovan. Then he is ask to join Ovan on the quest to find the key of Twilight together with his guild the Twilight Brigade. By the course of events, his friend Shino gets PK'ed by a mysterious PK'er named Tri-Edge. Due to this tragic event, Haseo than embarks on a journey as a PKK'er to seek revenge on Tri-Edge who has taken his beloved friend away. It is also after this that many mysterious things happen in the world and Haseo ends up joing the mysterious guild called G.U. and together with the members, investigate the many weird events that happen throughout the world.

I guess that's enough as a teaser. Anyway, for the whole game series itself, the development really did make a good job on making me intrigued on who the real villain was. This was caused by the deep intrigue and scheme surrounding the whole stroy. It was not until the end of the second volume that I got to know the real mastermind of the whole plot. This indeed make me as a player really eager to finish of the whole game to get the big picture of the whole storyline.

About the gamplay, well....I guess much of it is standard RPG for you. Compared to the previous .hack game series, the developers did make some improvements in the graphics and the gamplay. But one things that made me a bit dissapointed is the absecence of the double voice dub which enables us to swicth the voice played from English and Japanese and vice versa. This feature was available in the previous games and it was a pity that they omiited this feature in the G.U. series.

Overall, the whole series does offer us a great story. even after finishing the main storyline, there are still loads of side quests that you can finish, with many of them being very very hard compared to the quests of the main stroyline. So I guess it'ld be a while till we can finish of the game completely. For this game, I believe a score of 4 out of 5 stars would be good.

And the story continues. . . .

Fuuuhhhh....akhirnya.....masa perjuangan selama 4,5 tahun terbayarkan sudah dengan adanya wisuda kemarin. Sungguh, rasanya senang dan gembira setalah akhirnya gelar sarjana ekonomi secara resmi berhasil kita sandang. Namun demikian, hal ini bukanlah akhir dari segalanya. Malah bisa dikatakan merupakan awal dari sebuah perjuangan dan fase hidup yang lebih berat dan menantang.

Mengenai berpisahnya kita dengan teman2 kuliah kita merupakan hal yang pasti. Sedih dan berat memang berpisah, tapi itulah hidup dimana kita bertemu untuk kemudian berpisah kembali. Saya tidak akan mengangkat dilematika seputar hal ini tetapi yang lebih seru adalah mengenai hal apakah yang akan kita lakukan selepas kuliah?

Kalo ngikuti garis normal, rata2 sih seusai kuliah ya nyari kerja, ngga cowok dan cewek. Kalo yang beruntung, malah ketika masih kuliah pun ada yang udah merintis kerja secara mandiri. Dan kalo dicari lainnya, beberapa orang menempuh lagi kuliah jenjang S2, entah di dalam atau luar negeri.

Tapi terlepas dari segala pilihan yang kita ambil seusai kuliah S1, tentunya kita telah melewati salah satu fase yang bisa dikatakan paling seru, menantang dan juga mengharu biru kehidupan kita. Segala hal yang kita dapat dan rasakan selama itu akan membentuk dan memantapkan pola pikir dan kepirbadian kita sebelum kita terjun dalam medan masyarakat yang riil. Kenapa saya katakan riil adalah karena kehidupan kampus cenderung menawarkan idealisme dan semangat yang walopun bagus,tetapi bagi sebagian besar orang tidak mengetahui caranya menerapkan dan meleburkan hal2 tersebut dalam masyarakat. Hasil dari hal ini adalah terjadinya semacam lag antara apa yang terjadi di kampus dengan di masyarakat, baik itu untuk pelajaran yangkita terima di kuliah maupun tuk hal lainnya yang bersifat lebih abstrak.

So...the point is that, walopun kita telah lulus, namun kita tetap harus membuktikan bahwa kita layak dan sepantasnya untuk berada di masyarakat yang riil dan yang seringkali bertindak irasional sehingga dapat memberikan kontribusi nyata baginya. Kita tidak lagi hidup di dunia awang-awang yang penuh keindahan idealisme dan perjuangan muda, tetapi kita telah menginjak dunia dimana idealisme dan perjuangan selama di kampus itu benar-benar dipertaruhkan nasib kelanjutannya, apakah terus berkembang atau justru layu sebelum berkembang.

Akhir kata. . . semoga kita-kita yang baru lulus bisa hidup penuh bahagia dan tidak terbawa arus kegilaan dan kesemrawutan yang telah melanda sebagian besar masyarakat negeri ini. . . amiiinnnn.

Thursday, November 15, 2007

Movie Review : Nagabonar jadi 2


Finally, I'm back making reviews of movies again after a while. This time, I started out with an Indonesian movie called Nagabonar jadi 2. This movie is a direct sequel of the movie Nagabonar released in the 80s with Dedy Miswar as the main actor. The sequel takes us a years ahead form the first movie, telling us about Nagabonar and hisson, Bonaga.

Well, it's not usual for me to watch Indonesian movies. Its not that I hate them, but honestly, most of them suck. With themes just around horror and love, the stories really don't offer anything special and deep. But this movie is different. It does indeed conveys many moral messages. Not to mention the many comedic scenes around it.

This movie is all about the old Nagabonar visiting his son Bonaga in jakarta. There, he experiences many differences in various aspects concerning his views and perspectives with his son. But the main matter his about Bonaga trying to convince his father about letting him to build a palm coconut harvesting field near their family cemetry, something which Nagabonar misintprented as Bonaga trying to destroy the cemetry.

It did took Bonaga various efforts to convince his dad that wasn't the case, including asking his friend Monita, who also was his love interest to help him out. During the course of things, Nagabonar also did help his son on confessing his son on his love towards Monita, something Bonaga cannot do because of his awkwardness on doing so.

Besides the love story of Bonaga and abaout their familiy cemetry threatened to be wiped away, the whole movie is more about how Nagabonar is trying to understand the different views and developments that have happened during his time in the independence wars and now in the peacefull times. Luckily he managed to meet Umar, a bajay driver who throughout almost the entire movie acts as his chauffeur somewhat, driving him all around Jakarta, especially to places that have a historical value and meaning.

In the end, Nagabonar gives up and lets his son to do whatever he pleases with the family cemetry. But Bonaga already realizes how things shouldn't be this way and finally decides to forfeit the business deal leading to the wiping out of his family cemetry. For Nagabonar, he realizes that he should give way to the young people and that many things have changes in the hearts of people that he still cannot comprehend till the very end.

Eventhough the movie doesn't have a somewhat clear ending, but I guess it's fine. Afterall, the entire movie is filled with satires that reminds us on how far our hearts have differed to the people in the past. How we don't have the courage to clearly express our feelings and so on. It would be much more wonderfull if other Indonesian films were filled with such good messages. Too bad...they only think about trivial and profital movies. Overall, I think this film deserves a 4.5 star out of 5 ^^.

Tuesday, November 06, 2007

Forever Nights

Capek...capek....capek....tapi senang kok.Lho...kok bisa, hai...soalnya bareng ma temen temen sih.

Maklum...capek begadang. Habisnya...temen2 ku moro2 grudukan nang malang kabeh. Dan tentunya harus digilir juga kapan harus ketemu siapa dan sebagainya. Namun demikian, tentunya harus kunikmati. Kapan lagi bisa ketemu temen2, apalagi bentar lagi berangkat ke Australia.

Awalnya si Adhi datang tuk nginep. As expected, jadinya si nandar iutan juga. Nothing much than playing Playstation and exchanging interesting files. Kemudian giliran si fahmi. Berhubung ni anak cuma seminggu di Indonesia sebelum balik kul ke Malaysia, harus lebih banyak ketemu. Kebetulan pula aku juga harus ngambil file2 drama yang aku titip ke dia.

Tentunya aku begadang ma anak ini. Untungya pula mas bond sempet mampir tuk njenguk istrinya so we did have some quality time together after so long. even though short, tapi rasanya sungguh nikmat bisa kumpul kembali. Guyon dan nggudoi konco2.Lha....mau kapan lagi coz kita dah saling berpencar kerja. Bahkan beberapa ada yang dah merit segala.

Ternyata masih belum selesai. Gilira si adhi ngajak ke surabaya nemenin dia ke PTC liat pameran mainan. So...mendadaklah aku ke surabaya. Malamnya, ke PTC. N ternyata...lumayan asik pamerannya. Yang terutama sekali bikin asik dan menggiurkan adalah dijualnya gunpla2 dengan harga diskon. Wuaaaaaaaaa......asssiiikkkk!!Kapan lagi bisa.

Sayangnya aku ngga bisa langsung beli. Teringat aku di PTC ada satu hal penting lainnya yang harus kucari yakni nyari toko yang ngejual album artis jepang. Aslinya sih ketemu. Sayangnya harus pesen, huaaaaaa.Padahal aku dah sengaja nguras ATMku tuk beli jika ada. Jadinya uangnya kepake tuk beli gunpla deh ujungnya....

Masih belum selesai eh besoknya si arif datang pula ke surabaya. Sayangnya baru ketemu barengan sorenya pas kembali ke Malang. Zannen desu ne. Namun demikian, lumayanlah bagiku, jadi ada temen seperjalanan pulang di kereta sorenya. Kalo ditotal, dengan segitu banyak pertemuan dengan temen2 selama seminggu itu, jadi pengen keterusan.

Sayangnya ngga bisa. Jadi berpikir kapan bisa lagi ketemu grudukan rame2?Waktu 4-5 tahun kuliah sungguh ngga kerasa. Dan waktu ini akan semakin cepat habis dalam beberapa hari kedepan sampai wisuda karena setelah itu semua pada kerja dan kerja. So...I guess I'm gonna have to spend the last times here with my remaining friends more often before going to aussie.

Just my one hope and prayer is that shall we meet again succesfully and triumphant in the future and not forgetting the moments and memories we've had the past years...

Saturday, October 20, 2007

DVD review : 15th L'anniversary

Akhirnyaaaa......bisa ngeliat konser 15th anniversary-nya laruku. Ngga lagi ngeliat secara sepotong-potong dari youtube sebagaimana selama ini dilakukan. Aslinya sih pengennya beli. Eh...sapa sangka bisa keturutan nge-donlot dari bttorent. He..he..lumayaaaannnn, bisa hemat uang banyak. Langsung aja ke reviewnya.

Sebagaimana judulnya, konser ini diadakan dlam rangka mempertingati ultah laruku ke 15. Tuwir juga ya?Aslinya sih untuk konser ini diadakan polling online di websitenya dimana kita bisa memilih lagu2 yang nantinya dibawakan mereka di konser. Walo ngga semua ditampung dalam konser, tapi beberapa lagu yang lumayan jarang dibawakan akhirnya dibawakan juga dalam konser ini.

So...what makes this concert special besides it being the 15th anniversary concert??Banyak la yau!Pertama-tama adalah konsepnya. Konsepnya sendiri adalah time travel dimana lagu2 dibawakan menurut masa dimana lagu2 itu dirilis. Ada 4 masa menurut urutan kronologisnya dalam konser yaitu 1994, 2000, 1991 dan 2006. Dan jangan lupa, tiap masa berarti mereka juga membawakan lagu2 tersebut dengan balutan kostum yan sesuai dengan masa tersebut. So berasa banget deh nuansa nostalgianya tiap kali suatu lagu dibawakan.

Hal lainnya yang kepikiran adalah betapa primanya suara hyde kali ini. Dibandingkan konser2 terdahulu, rasanya emang hyde sengaja mempersiapkan suaranya agar prima di konser ini. Terbukti di konser, suaranya mantap banget, ngga pecah dan sanggup menjangkau nada-nada tinggi, suatu hal yang belakangan dia ngga sanggup. Selain suaranya hyde, rasanya aransemen dari beberapa lagu, terutama yang lama sepertinya dibawakan semirip dengan aslinya. Contohnya adalah ketika Carees of Venus dibawakan.

Aaahhhhh....rasanya banyak banget yang mau kutulis, tapi bingung nih mau yng mana aja??Oh ya....setting panggung. Panggungnya berisikian campuran2 pernak-pernik dari berbagai konser dan album mereka selama ini seperti ikon album SMILE, patung yang ada di cover REAL dan BB Cats yang tampil di konser Light MY Fire. Juga terdapat pangung kecil dibagian belakang Tokyo Dome untuk membawakan beberapa lagu, terutama yang dari jaman 1991. Lainnya sih ngga banyak banget selain adanya layar raksasa di atas panggung utama.

Tuk hal lainnya, gw ringkas aja, terutama bagian2 yang menurut gw lumayan jadi perhatian sebagai berikut

1. Mereka membawakan lagu TRICK dengan melompat dari bawah panggung (sama dengan GCC). Hanya saja kali ini semua personil membawa gitar dan bass dan masing2 kebagian menyanyi.
2. Adanya penari dalam PV STAY AWAY ketika lagu ini dibawakan.
3. Sadako muncul dibelakang hyde ketika finale selesai dibawakan, sayangnya hanya ada di layar raksasanya aja he..he..he.
4. Hyde kembali turun ke bawah panggung dan menyapa para fans sambil menyanyi KILLINg ME.
5. Masih ketika KILLING ME, kali ini hyde juga masuk lewat kedua kaki ken dan tidur terlentang sambil menyanyi dibawah kaki ken.
6. Adanya Salary man bermuka SMILE berjalan melewati panggung selama lagu READY STEADY GO dibawakan.
7. Ketika jeda lagu LINK, masing2 member diminta melakukan sesuatu seperti yang diminta MC, yang paling sik si hyde soalnya diminta menari break dance. Si tetsu...biasaaaa....bagi2 pisang, kali ini senampan. Ken diminta ngulangi beberapa kata dengan cepat dalam bahasa jepang. Si Yuki malah speechless.

Rasanya itu aja deh yang bisa kuingat.Pastinya sih banyak banget. Tapi I'll save for your pleasure. Yang jelas...rugi banget deh kalo ngga nonton konser ini. Sejauh ini bisa gw katakan konser ini adalah salah satu yang terbaik dari seluruh konser yang pernah mereka bawakan. Selain itu, kapan lagi bisa denger lagu2 laruku yang lama2 setelah sekian lama ngga dibawakan. Pokoke recommended banget deh tuk diliat. Gw kasih nilai 4,5 bintang dari 5 tuk konser ini.

PV Review : DAYBREAK'S BELL


The latest single from L'Arc~en~Ciel. This time, it's also an OST for the latest Gundam series which is Gundam 00 scheduled to air in October.The song itself is about war, which is explisitly implied throughout the song. By this only, it does certainly match Gundam because the anime itself is all about war.

The clip starts off in a Hogwarts style, I mean....all personels row on a boat as in the Harry Potter movies. The roblem here is that...the rowing scene is quite cheesy. I can really tell that the scene is fake. Not only that, all personels aside Tetsu can't act to make the scene more realistic. They just all watch forward without trying to make an improvement to make the scene look real.

Next...we move on to the center stage, depicted as if in the middle of a ruined city. The band performances were decent as usual, nothing special. The scenes here were taken as if they were singing in the middle of an air bombardment with interchanging scenes were a women in red is running through the bombardment. Nice thing. But they could have made things real for the city ruins. The planes used for the bombardment were enough.

Eventhough still enjoyable, I believed they could have made the PV more impressive. For me, even the SEVENTH HEAVEN PV looks more great. Much of the scenes in the PV looked as if they were made in a rush. I have no qualms about he band performances. Standard as usual. You wouldn't expect hyde to dance like in the two previous PV coz this song doesn't allow to do such things.

Oh yeah.one other thing is the poor usage of english...again?!When I first heard the song, I was wondering...what the hell is hyde trying to say in the refrain part twice?It was not only when I got the translation I finally got an understanding of what he said. He said "My Wish is over their Airspace" and "My Life I trade In for your Pain". Honestly...hyde should really improve his English in the near future. Poor english speaking in the songs really affect the enjoyment of the song, even not in a whole.

I guess that's all for now. If I'm not mistaken the next release will be a P'Unk~en~Ciel special single followed by their nex album named KISS. So I believe this makes this single the last one before the next album is released. For the PV...I guess 3,5 stars out of 5 would do.

Thursday, October 18, 2007

Regaining my lost time......

Review lagi nih.....he..he..he..ngga kerasa dah setaon. Dan selama itu pula aku sukses menuliskan blog pribadiku secara konsisten. Alhamdulillah sejauh ini terbukti membantuku melewati masa-masa senang dn susah selama setaon ini.

Aku masih inget ketika menulis blog ini setaon lalu. Aslinya sih gara2 tertarik nyoba nulis aja. Tapi ternyata sejauh ini lumayan manjur jadi sarana pelepas stress dan tempat menuangkan segala ide dan pikiran yang berkecamuk di otakku.Waktu itu masih awal2 masa ngerjain skripsi. Masih penuh optimisme yang tinggi untuk dapat menyelesaikannya pada akhir 2006. But things back then turned out realy bad.

Ternyata setelah aku menyelesaikan prop-ku eh, dosenku malah seakan membiarkanku tanpa bimbingan apapun. Jujur aja, mendengar hal itu membuatku cukup pusing dan bingung, Mau ngerjain gimana kalo dilakukan tanpa suatu arahan dan bimbingan??Belum selesai mikirin hal ini eh gw kena lagi masalah lain terkait skripsiku. Rupanya aku baru tahu belakangan setelah diskusi dengan ebes'e denok bahwa apa yang ingin kuteliti ngga bisa dilakukan dengan metpen yang telah jauh2 hari kurencanakan. In other words....ganti metpen....yang juga berarti membongkar sekitar 60% isi skripsi yang tlah kukerjakan waktu itu agar kompatibel dengan metpen yang baru ini. TUk dua hal ini aja, cukup tuk membuatku linglung selama kurang lebih 2 bulan dari bulan Desember ampe awal februari. It took me a while to regain my courage and fighting spirit back then to quickly finish off my thesis whatever the consequences.

Pertengahan Februari aku mulai ngerjain proses penelitianku dengan mewawancarai responden2 yang kutemui di kampus. Sial pula bagiku. Anak2 di kampus pada libur jadinya aku sendiri ngga bisa mewawancarai banyak orang. Mau nunggu ampe masuk berarti jelasnya membuang waktu serta melanggar beberapa poin dari metpenku sendiri. Anyway....I did the finish up the job and continued to the next round which was summarizing the interview results.

Nasib buruk kembali menghadangku. Planku tuk menghadap dosen kembali pada awal Maret tertunda 3 minggu lamanya gara2 aku terkena gejala tipus. Yang pasti aku harus istirahat badan dan pikiran waktu itu agar cepat sembuh. Tapi tentunya dengan adanya hal ini ketika itu, maka waktu ujian kompre yang kucanangkan mau ngga mau harus kembali mundur. Luckily by the end of March I managed to see my counselor again after more than half a year.

Ngga seburuk yang kukira. Tapi tetap aja aku ditanyain segala macam pertanyaan terutama mengenai metpenku. Untungnya ditengah-tengah masa frustrasiku sebelum aku dah menyusun plan andaikata aku dihadapkan pada keadaan seperti itu. Dan alhamdulillah lolos. Tinggal poles sana sini untuk kemudian menjalani ujian skripsi.

Entah kenapa pula lagi.....waktu kompre pun ngga luput dari acara pengunduran. Ampe 2 kali lagi?!Awalnya sih diset tuk akhir April terus ngga taunya awal Maret.Dah siap2 eh dosen gw yang malah ngga bisa tnggal segitu. Akhirnya diputuskan akhir Mei. Stres, gelisah dan khawatir tentu saja ada waktu itu. Tapi allhamdulillah aku bisa melewati ujian itu tanp harus ngulang lagi, hanya kena revisi singkat aja yang memakan waktu sebulan.

Sebulan nggarap revisi, akhirnya aku bisa segera ngurus tetek bengek administrasi tuk lulus dan wisuda. Cukup melelahkan juga coz harus wira wiri ke berbagai gebdung di lingkungan Unibraw agar bisa menyelesaikan hal tersebut. Baru setelah hal ini selesai aku berkesempata melanjutkan ke level berikutnya yaitu mempersiapkan urusan kuliah S2 ku. Sebagai langkah awal, aku memulai IELTS prep di IDP.

Walaupun lumayan tuk ngisi waktu seusai nggarap skripsi, ternyata lesnya sendiri ngga sesantai yang kuperkiran. Apalagi dengan target ujian awal September, les 4 kal seminggu bener2 membuat badan dan pikiran lumayan lelah. Ternyata emang belajar di EF dengan tuk tes IELTS sendiri beda jauhhhhhh......sejauh Jakarta NYC jekkk!!Namun demikian harus ku bela-belain tahan agar dapat langsung lulus dengan nilai yang diperlukan.

And it really did pay of. I managed to get 7,5 for the overall score. It turned out to be quite a feat for a normal Indonesian and for me, coz I was predicting to get just 6,5 or 7. Lucky me. Reaching the goal was great but other things were ready in store for me after not atendding IELTS prep again. Things turned out really boring. RAmadhan was also approaching early in September.

As for my personal life, I guess the past months have been used to blossom and spice up my relationship. I had this relationship with one of my collegue (of course in the opposite sex). I only regarded her as a friend and fellow student doing the thesis together. But it turned out she liked me back then. Even though I did know this personally, I quite dissaoined to hear it after quite a while. Till now, kita tetep berteman aja sih. Hanya sja apa perasaanku aja, kok rasanya pertemanan kita kok berlebihan ya???Makanya aku belakangan ini berusaha keras tuk mengembalikan segala sesuatunya seperti seharus dan sepatutnya.

Belum cukup dengan hal ini, rupanya ada "badut" yang seneng banget ngekor gw. Temen kelas gw sih di EF. Kalo yang ini dah keliatan banget ampe aku merasa perlu tuk memperlakukannya secara tegas hanya sebagai temen biasa. Susah juga sih menyelesaikan masalah yang ditimbulkan gara2 kebanyakan flirting sana sini. Tapi tuk badut satu ini hukumnya wajib. Bukannya tega, tapi aku pikir tuk kebaikan dianya juga. Lagian anaknya masih SMA, masa depannya masih panjang. Kenapa harus nunggu bujangan lapuk yang ngga jelas masa depannya ini sih???

Kadang aku berpikir, kenapa dari dulu gw ngga pacaran ya??Tapi mungkin dah suratan takdir dari Allah SWT agar aku dijauhkan dari hal2 beginian. Hanya saja, gejolak ku sebagai pria sehat nan normal semakin mendorongku tuk paling ngga memikirkan bagaimana calon pasangn hidup gw. Andaikata hal2 seperti ini seindah dahulu kala.....(U know what ^^)

Hal lain yang juga menjadi pkiranku adalah tawaran tuk kembali ngaji oleh temen2 seperjuanganku dahulu. Tuk yang ini...jujur aja...aku takut. Bukan dalam artian takut menjalaninya, tetapi takut gagal. Mungkin bisa dikatakan ini jadi semacam penyakit latenku sejak masa-masa itu. Memang susah untuk menghilangkan trauma masa laluku.

Dan lagi....kembali ngaji,bukannya aku takut kehilangan kenikmatan2 yang selama ini telah kujalani, tetapi lebih pada kekhawatiran bahwa aku tidak akan kuat menjalani kehidupan itu sebagaimana hal ini telah menyebabkanku mutung seperti waktu itu. Juga ketakutan akan kegagalan yang mungkin akan kuhadapi.

Harus kuakui, hal-hal seperti ini timbul karena trauma ribadiku ketika masih ngaji di Jakarta. Pengalaman pertama waktu itu serta "clash" yang sempet erjadi dengan keluargaku menyebabkan aku berpikir, apakah aku bisa lepas dari bayang-bayang ketika itu??Sungguh, jika mengingat waktu itu, aku sangt merindukan semangatku yang menggelora, tapi sekaligus juga menyesali diriku yang sedemikian hijau sampai tidak memperhatikan keadaan disekitarku sehingga aku dcurigai yang tidak-tidak.

Gara2 ini, aku malah sampai sekarang sempat berpikir, apakah aku bisa melupakan masa2 pahit waktu itu agar aku dapat melangkah lebih lanjut. Memang, masa lalu tidak dapat dirubah, hanya dapat diambil hikmahnya. Hanya saja bagiku, masa lalu ku seakan-akan seperti sebuah hantu yang senantiasa siap menerkamku sewaktu-waktu.

Anyway, aku telah memutuskan untuk menerimanya. Hanya saja ....aku ingin menjalaninya secara perlahan....tapi pasti. Aku tidak ingin kegiatanku ini menimbulkan luka di hati orang2 terdekatku. Sebaliknya....aku ingin mereka bangga aku senantiasa memegang teguh panji kebenaran dan keadilan. Suatu cita2 yang sampai sekarang kuimpikan dan kurindakan realisasinya.

Last but not least....adalah concernku terhadap kuliah S2 ku di Australia nanti. Aku selama ini senantiasa bertanya untuk diriku sendiri, apakah untuk aku ato tuk kedua orang tuaku belaka?Memang...posisi orang tuaku menuntut aku untuk memenuhi image mereka didepan kolega dan keluarga. Hanya saja hal ini seringakali membuatku sakit dan terkekang. Sakit karena seakan mereka memintaku melakukan segala hal tanpa mempertimbangkan perasaan pribadiku. Terkekang karena aku tidak bebas untuk membuat keputusan bagi diriku sendiri.

Aku hanya berharap akan datang waktu dimana aku dapat mengepakkan sayap-sayap patah secara bebas sembari menyelam di langit yang biru nan cerah dimasa depan. Masa dimana aku tidak perlu lagi direcoki oleh hal2 yang dapat mengekang diriku untuk mengambil keputusan secara lebh mandiri. Dan bagiku.....ke Australia untuk mengejar hal ini bukanlh sesuatu yang buruk. Malah sebaliiknya....harus kumanfaatkan sebaik-baiknya.

Bagiku,,,,,letak kepatuhan, letak kesetiaanku bukanlah kepada sesuatu hal yang semu...tetapi pada sesuatu hal yang lebih abadi bagiku....dimana hal ini akan kurintis kmbali sebagaimana telah kusebutkan sebelumnya. Makanya....aku rela melepas segala simbol yang melekat padaku suatu waktu jika itu memang itu diperlukan untuk membebaskan diriku yang sekarang.

Oleh krena itu....aku takan keberatan jika harus menjalaninya dengan penuh rasa sedih....penuh rasa sepi dan melalui jalan yang terjal untuk menggapai impian dan citaku. Bukannya sombong...tetapi selama ini memang tidak banyak orang yang bisa memahami aku. Dan memang tidak perlu banyak....cukup aku dan Gusti Allah SWT yang patut tahu. Bagiku.....kesedihanku...kebahagiaanku.....semuanya hanyalah untuk aku dan aku sendiri saja....

Tuesday, October 16, 2007

Another Eid Fitri

Minal Aidin Wal Faidzin, Taqabbalallahu mina wa minkum, Mohon Maaf Lahir dan Batin

I guess that what's I'm gonna say first. Ngga kerasa dah setaun berlalu sejak Idul fitri yang terakhir. Dan kebetulan pula, blog ini juga telah melewati ultahnya yang pertama pula. Tanjoubu Omedetto Gozaimasu. 4 the blog itself, I'll talk bout it in a seperate writing. This time, it's all bout the past days around Eid Fitri.

Sejarah pasti berulang kata orang bijak, tapi gw benar2 ngga nyangka bakal berulang secapat ini. MAksudnya kenapa aku harus mengalami badan nggreges menjalang Eid Fitri dan selama asa itu?Awal puasa aku juga dah mengalami hal serupa samapi rasanya ragu banget waktu itu apakah aku sanggup menjalani puasa tepat pada waktunya. Sebetulnya cuma masuk angin biasa dan gejala kecil akan flu. Tapi aku masih kepikiran ampe sekarang apa yang kira2 menyebabkan aku jadi seperti ini???

Kalo sekarang ngga sembuh2 emang karena akunya sih yang agak bandel minum dan makan es serta diterpa hembusan AC mobil yang "mak..nyeeettt" banget rasanya selama berpergian ke rumah-rumah kerabat. Tuk yang pertama sih, oke lah.... gw ngaku salah tapi tuk yang kedua...asli....bagaikan buah singkong...eh...buah simalakama. Habisnya kalo AC mobil dimatiin, sekeluarga bkal kepanasan. Tapi kalo dihidupin...gw-nya yang bakal masuk angin tuk kemudian badan terasa nggreges ngga karuan.

Terlepas dari masalah masuk angin yang membuatku ampe detik ini masih merasakan nggreges yang lumayan, banyak hal yang bisa dibicarakan. Entah kenapa, rasanya Eid Fitri tahun ini kok aneh banget rasanya. Seperti dah lama banget ngga mengalami Eid Fitri dengan keluarga di tempat yang sama. Habisnya selama 6-7 tahun terakhir sejak aku di Malang, Eid Fitri selalu dirayakan di tempat lain dan bukan di rumah dewe. Baru kali ini bisa dilakukan bersamaan sejak rumah ini di Dieng selesai.

Tapi itu dia, rasanya malah ada yang ilang bagiku,khususnya selama puasa berjalan. Setelah kuingat ternyata karena aku seakan merindukan nuansa puasa di kos-kosan. Emang sih.....tempat itu memberikan banyak kenangn yang ngga bisa kulupakan. Sayangnya anak2 disana sendiri banyak yang dah pada keluar. If only I could relive those good old days again......Sayangnya kita harus menghadapi apa yang ada sekarang dan didepan kita selalu...

Selain itu, Eid Fitri tahun ini juga lebih damai rasanya. Maksudnya bisa Eid barengan. Tahun2 sebelumnya soalnya mesti adu mulut soalnya gwnya yang emang lebaran duluan daripada segenap anggota keluargaku. Why...?The usual thing...yakni karena perbedaan pandangan mengenai metode mana yang harus diikuti. Gw sih milih rukyat global dan keluargaku milih rukyat lokal. GW sendiri sih secara pribadi walopun pengen banget mengajak mereka barengan dengan gw tpi sepertinya susah banget jadinya gw sih ngga keberatan kalo mereka punya pandangan mereka sendiri tentang hal ini. Namun yang seringkali aku sayangkan kenapa ketika aku menyatakan posisi dan pandanganku kemudian orang lain menganggapku orang lain???Tanya Kenapa....?Wajar aja sih kalo demikian, namun yang seringkali aku temui adalah resistensi yang terlalu berlebihan dari orang2 disekitarku untuk paling2 mau diajak berdiskusi tuk masalah ini. Sejauh ini pun kalopun ada yang mau aku ajak diskusi mereka pun ngga mengikuti cara gw. Tapi paling ngga mereka mu menghargai dan ngga mempersoalkan apa2 yang kulakukan.

Memang, ketika menghadapi hal semacam ini, risiko dan dosa yang mungkin timbul harus ditanggung sendiri2. TApi aku rasa itu merupakan hal yang semestinya dan lumrah. Aku hanya ngga pernah habis pikir sampai sekarang kenapa banyak orang ngga mau membuka akal dan mata hatinya tuk berdiskusi secara terbuka???Walaupun aku sendiri masih banyak melakukan dosa sana sini tapi aku rasanya hal semacam ini tentunya tidak menghambat keinginan kuat dari lubuk hatiku tuk memperbaiki diri bukan, emangnya kebenaran harus selalu datang dari orang yang hidup bersih terus???

Hal lainnya sih nggak banyk selain brusaha menyibukkan diri di tengah kebosanan hebat yang melandaku selama 2 minggu terakhir ini. Dan anehnya hl ini justru semakin menjadi-jadi ketika keluargaku telah berkumpul semua. Bukannya aku ngga senang keluargaku kumpul, hnya saja kok rasanya sumpek dan strezz luar biasa jika mereka ada. Pengennya nyari suasana yang baru nan segar dimana aku bisa menikmatinya hanya untuk diriku sendiri. Apa ini gara2 aku merasa bosan karena aktiviasku sehari-hari yang itu-itu saja??Kemungkinan besar sih iya....But one problem still lies ahead...what shall i do to get rid of this boredom???

I guess that's all for now. I'm planning on writing a sort of annual review of what just happened this past year. It would also serve as my self introspection. C ya....^_^

Wednesday, October 10, 2007

What I'd do to get rid of traffic congestions in Indonesia.....????

1). Tarik pajak yang mahal dan progresif untuk kepemilikan kendaraan bermotor.
2). Berlakukan masa maksimal pemakaian kendaraan bermotor.
3). Hasil pajak kendaraan bermotor dipakai tuk membangun sistem transportasi publik yang memadai dan komprehensif.
4). Membangun sarana kereta bawah tanah, monorail, bus AC berbagai trayek, jalur rel ganda yang lengkap di penjuru Indonesia.
5). Memberlakukan electronic pricing bagi tiap-tiap kendaraan yang masuk CBD.
6). Memberlakukan jatah kepemilikan kendaraan bermotor.
7). Bangun underground dan jembatan yang mengubungkan gedung-gedung, cek wong-wong nggak nyeberang sembarangan sehingga nggarai macet. Penghubung tersebut juga harus mbois dan memadai.
8). Batas minimal umur SIM semua kategori adalah 20 tahun dan wajib menempuh sekolah mengemudi.
9). Mendirikan perusahaan angkutan (baik itu mikrolet ataupun bis) sehingga moda transportasi diatur oleh sebuah perusahaan dan tidak per trayek angkutan umum.
10). Angkutan umum semua jenis tersedia selama 24 jam/7 hari seminggu.
11). Membangun jalan tol yang lengkap dan saling menghubungkan.

Dan terakhir.....semua dilaksanakan secara konsisten dan tegas. Ngga susah kok buat negeri ini maju kalo ada niat kuat.

Sunday, October 07, 2007

Movie Review : The Simpsons Movie


Okay deh, saatnya review tuk salah satu film yang kunantikan tahun ini. Akhirnya.....keluar juga movie dari seri yang cukup lama beredar di AS ini. Gw sendiri dah ngeliat seri ini sejak gw masih kecil n tinggal di London. Ampe sekarang pun kadar "kehancurannya" masih belum berubah, malah cenderung tambah brutal aja rasanya.

Cerita di filmnya berputar pada kecelakaan yang ditimbulkan Homer pada seluruh kota Springfield akibat dia membuang limbah kotoran Babi ke danau kota sehingga menyebabkan seisi kota diisolasi dengan kubah kaca oleh pemerintah Amrik. Dan adalah tugas Homer sekluarga untuk kemudian membenahi kesalahan yang ia perbuat.

Singkat kata, sebetulnya sih serial Simpsons emang dah ancur banget dari dulu dan di filmnya sendiri jadi semakin "ancur". Walau mungkin bagi beberapa orang humor difilm ini cenderung slapstick dan basi, tapi bagi gw pribadi cukup menghibur. Pokoknya dijamin bisa ketawa deh walopun ngga begitu ngerti humor orang Amrik sono. Di filmnya sendiri rupanya juga banyak menyajikan satire dari kelakuan jelek orang Amrik. Mulai masyarakatnya ampe presidennya sendiri ngga lupt di"blejeti" oleh film ini. Tapi disitulah letak keasikannya.

Kalo mo dicari tema utama dari film ini keliatan banget yakni tema penjagaan lingkungan. Terlihat sekali bagaimana hipokrisi Amrik dengan upaya melestarikan lingkungan tapi disisi lain juga tidak kalah garanga dalam menghancurkannya juga. Bisa dikatakan, The Simpsons Movie berhasil dalam upaya menelanjangi perilaku Amrik tuk hal ini.

Anyway, peduli ato ngga dengan segala tema diatas, gw merekomendasikan banget film ini, terutama kalo pengen cepet ketawa tanpa perlu lagi repot2 mikir alasannya. Kalopun ada yang kurang dari film ini adalah kurang lam dikiit. Paling nggak sekitar 10 menit. Tuk lainnya, gw bilang sih cukup, apalagi tuk ukuran film yang sebaiknya sih dirilis sekitar 10 tahun lalu ketika masih jaya-jayanya.

Wednesday, October 03, 2007

Andaikan aku.......Ketua PSSI

1).Kompetisi level tertinggi hanya boleh diikuti oleh 10 klub terbaik dari seluruh penjuru Indonesia dengan kemampuan finansial sangat memadai (klub harus berbentuk perseroan terbatas serta terdaftar di lantai bursa efek) serta kemampuan pemain yang mumpuni
2).Mengirim pelatih2 Indonesia untuk menuntut ilmu ke Italia, Inggris, Brazil serta Argentina untuk mendalami ilmu kepelatihan sepakbola dan sekembalinya ke tanah air untuk membagi dan mempraktekkan ilmunya.
3).Membangun fasilitas latihan sepakbola terlengkap, terluas, dan termegah (Contohnya: Milanello-nya AC Milan) untuk kepentingan timnas Indonesia di lereng gunung Bromo (biar VO2 max pemain2 Indonesia kuat2!!)
4).Membatasi kuota pemain asing di klub sebanyak 5 orang (baik tim inti dan cadangan).
5).Divisi kompetisi setelah kelas utama ada 5, divisi 1 sebanyak 20 tim, divisi 2 sebanyak 40 tim dibagi 2 grup, divisi 3 sebanyak 20 tim dibagi 3 grup, divisi 4 sebanyak 30 tim dibagi 3 grup dan divisi terakhir merupakan divisi amatir.
6).Promosi dan degradasi di divisi selain divisi tertinggi adalah sebanyak 3 tim promosi dan 3-5 tim degradasi.
7).Mewajibkan semua stadion peserta divisi utama, 1, 2 dan 3 untuk memenuhi syarat keamanan stadion serta fasilitas penonton, pers dan pemain secara maksimal.
8).Membentuk kompetisi level U-19, U-15, U-12 dan U-9 untuk semua klub
9).Menjalankan suatu turmanen yangmelibatkan semua klub dari semua divisi yang ada dengan sistem sekali pertandingan
10).Yang menjadi ketua/pemimpin/presiden klu tidak BOLEH orang dari kalangan pejabat daerah (untuk mengindari konflik kepentingan serta agar lebih proffesional!!!!).
11).Membuang pejabat PSSI yang mempunyai mental tidak konsisten, tukang jilat serta bermental KKN.
12).Terakhir.......ketua PSSI ngga boleh seorang narapidana!!!!!!!!

Sori.....habis, jengkel aja persepakbolaan negara kita ngga pernah maju...lha...organisasinya aja ngga berez!!

Sunday, September 30, 2007

What's worthwhile......

Finally, got the mood to blog again. I don't know, I seem really bored to do anything. It really took me some courage and power to blog.

Nothing much happened. What could be noted is that I've received my IELTS results. Getting 7,5, this indeed exceeded my expectations. My target was 7 due to the requirement to enter Curtin, but 7,5 was really out of my imagination. What even made me hapier is that I got an 8 for my reading. This is quite a feat for me since during my prep, I only got 8 for reading only twice out of the many exercises. I guess it is a surprise for me.

Because of this, I really felt indebted to my friends, especially denok. Althought not being my girlfriend or sort, she did indeed give me some morale boost. Too bad I haven't repayed her till now. Being in Ramadhan now sure does limit the time to go out and treat our friends. Even for my other friends like adhi and nandar, I only managed to ask them out late at night around 11 pm. Nevertheless, I'm thankfull for all of them for the support till now.

Well....since I've cleared the IELTS, I guess that leaves me with almost nothing worthwhile to do. What I can do is just take the Nihongo lessons and do the daily house chores. But just those really have made me feel bored to death. With only approximately 3 months left in Indonesia, I've been thinking really hard on what to do. The pain from boredom is the feeling of loneliness. Honestly, I didn't know that such kinda things would happen, but it really did. Anyway...I can suppress this feeling and thought, but still I have to do something worthwhile to fill in my days.

The only thing I've thought is to do a new hobby. But I need to keep note that hobbies, any sorts of them, would surely take up my money and I really need to decide what can of hobby I would take in order to not burden my wallet and savings. Currently, my monthly allowance is to pay the internet subscription and fill in the fuels for the motorbke and cars. I wonder what hobby would suit me. Taking in again philately?Sounds good, but I really can't stand the amount of money I've got to save every month. Another choice is collecting Gundam Plastic Models. I've always been keen on having my own plamo, but the price sure is painfull. Till know, I've only bought HG types or SD types which aren't that expensive, but lack in joint articulation and pose.

Despite the many choices, I need to think about it carefully so that I don't get the feeling that I've wasted money for something unimportant. I do hope by November I'll be able to make up my mind o what's worthwhile to do. Speaking of November, it's been decided that my graduation ceremony will be on the 10th of November. so it's counting days till the 10th of November and it surely makes me anxious. The promised day that I'll receive my bachelor's degree is finally in front of me. It just gives me mixed feeling of hapiness, exitement but also sadness that I'll be departing with fellow friends that have been with me together for the past 4,5 years in campus.

I guess that's all. Hope I've made my mind the next time I blog. C ya.....

Wednesday, September 26, 2007

Review Drama : Nodame Cantabile

Selesai ngikuti komiknya jadi ketagihan pengen ngeliat drama. Ternyata....ngga rugi rek!!

Drama ini diangkat berdasarkan komiknya yang mengisahkan tentang 2 orang. Yang satu yakni cewek slengengan nan ngga jelas tapi jago piano secara ngga sadar. Satunya lagi yaitu cowok yang jenius dalam main piano dan biola tapi ingin jadi seorang konduktor. Kisahnya berputar 2 orang ini dalam upaya mereka memahami satu sama lain serta dalam lebih jago memainkan musik.

Ternyata, walopun berlatar belakang musik klasik, letak keunggulan drama ini adalah dalam mengemas musik klasik tersebut dalam nuansa yang menyenangkan dan lucu sehingga sangat enak dinikmati. Harus diakui, letak kekuatannya adalah pada adegan lucu dan kocak yang banyak terjadi sepanjang drama ini.

2 pemeran tokoh utama juga sangat cocok memerankan tokoh masing2. Terutama si Hiroshi Tamaki yang jadi Shinichi Chiaki. SUmpah....cocok poll. Apalagi kalo ngeliat mukanya yang jadi sangat lucu kalo kaget. Tuk aktor2 lain juga lumayan mendukung tuh. Pemeran Franz von Streeseman juga lumayan kocak mengingat gaya bicara yang keliatan banget dibuat dalam bahasa jepang aksen londo.

Untung aja nih drama masih bakal lanjut dalam 2 episode spesial tahun depan. Walopun cuma 2 episode spesial, tapi lumayan lah. Coz aku sendiri masih pengen liat lebih banyak adegan2 kocak yang bisa ditawarkan drama ini. Nilai plus lainnya, aku jadi tahu bahwa ternyata lagu klasik ngga sebosan yang dibayangkan. Cukup menghibur juga kok.

Sunday, September 16, 2007

Failed Project....

Puasa telah berjalan beberapa hari. Sejauh ini, keadaan masih lancar-lancar saja bak bisa Patas melaju di jalan tol.

Namun demikian, mengisi hari selama berpuasa ternyata juga ada dilema tersendiri. Bukannya ngga bisa ngapain tapi lebih tepatnya harus pinter mengatur tenaga biar nngelakuin aktivitas ngga keburu K.O duluan karena kehabisan tenaga.

Bicara masalah ngisi waktu puasa, ya gw sih ngelakuin hal-hal biasai sejauh ini minus olahraga. Soalnya aku masih perlu membiasakan stamina tuk beberapa hari pertama. Insya Allah minggu depan dah bisa mulai kembali kegiatan joggingny. Tentunta waktunya harus disesuaikan pas sore hari biar ngga jauh2 amat dengan waktu buka.

Anyway, aku ngelakuin suatu kegiatan baru dan ngga lazim kemaren tuk ngisi waktu yakni masak. Yup....masak....lha kok bisa. Berawal dari mimpi indah si chandra yang tau2 nyeletuk tuk nyoba masak. Menunya dia pilih sendiri dari kumpulan daftar resep yang ada di kompie. DAh gw saranin biar masak yang simpel-simpel aja, ngga usah yang bombastis amat menunya, tapi dia bersikeras biar rasanya lebih "beda" dari biasanya.

And so, siangnya kita meluncur tuk belanja di Hypermart MATOS. Berhubung hari sabtu, pastilah rame. Dan karena puasa...tambah rame pula. Entah kenapa aku punya feeling kalo puasa acara belanja kok jauh lebih nikmat ya???kembali ke cerita, ya sampai disana aku ma chandra segera nyari bahan2 yang dibutuhkan. Sayangnya ngga semua bisa terbeli. Terutama keju mozzarella yang harga duuuhh...90.oooan!gila...ternyata nih barang masih mahal aja. Akhirnya diputuskan tuk digantikan dengan keju cheddar yang lebih murah. Semua terkumpul dan tinggal ngantrilah di kasir sepanjang 1 kilo eh 4 meter saking ramenya tuh hypermart.

Sorenya...acara dimulai. Dngan bekal laptop yang nampilin resepnya dilayar, chandra mulai masak dengan merebus brokolinya. Aku baru bisa nyusul beberapa menit setelah gara2 harus nyiram kembang di taman. Selesai nyiram, gw segera bantu chnadra ngerebus bakso ma nggoreng bawang bombay yang dah jadi. Nah dari sini...sepertinya tragedi bermula...

Bakso dipake karena ngga ada daging. Namun di resep tertulis pake ditaburi tepung segala. Pikiran gw sih nih tepung buat daging. TApi entah kenapa ngga ada daging tapi tepungnya tetap aja dimasukin. Dah gitu, pas susunya ikut ditambahin kok jadinya seperti adonan kenyal yang uanehh bentuknya. Kayanya gara2 apinya kepanasan n bahan2 lainnya ngga langsung dicampur seketika tapi satu2.Berikutnya....nyampur bahan2 dengan brokoli di wajan yang tersedia. Ini sih gampang, yang susah tuh pas nyalain oven. Gara2 ngga berpengalaman jadinya pada bingung bareng...nh oven dah nyala belum. Baru beberapa menit kemudian dipastikan telah nyala gara2 panasnya yang menyengat.

Beberapa menit kemudian selesai. Dan selesainya pun juga bertepatan dengan azan maghrib. Setelah berbuka....si chandra dapat kehormatan tuk mencicipinya. HAsilnya...katanya sih enak. Sip deh pikirku. Namun setelah beberapa sendok rupanya raut wajahnya menunjukkan suatu keanehan. Ternyata dia bilang kejunya bikin cepat "blenger". Ah masa pikir gw. Gw langsung aja nyoba makan ma nasi yang tersedia....hasilnya...Yummy di awal.....wuekkkssss di akhir....Ternyata kesimpulan gw sama....kebanyakan kejuuu!!!!

Selesai makan, kami melakukan dikit introspeksi dan kajian mendalam. Harusnya memang kejunya di bagian atas ngga perlu ditambahi. JUga tepungnya ngga perlu coz adonannya jadinya uaaaneeehhh bentuk ngga karu-karuan. Kalopun ada yang bikin enak adalah adanya brokoli. Tapi itupun menurut gw kurang banyak. Andaikata agak banyak dikit aja.....pasti paling bisa nutupi rasa kejunya yang wowwww banyaknya.

Aaahhhh...proyek pertama gagal. Moga2 aja berikutnya ngga gagal lagi. Kali lain mau nyoba yang lebih simpel dan beradab menunya. Ngga menu yang aneh2 plus mahal harganya. Ngomong2 masalah resep yang kubuat, namanya sih brokoli saus putih, tapi jadinya malah brokoli with tooooooo much of a cheeessseeee.....Sumpah...rasanya baru kali ini aku merasa kaya keracunan keju. Padahal aku termasuk penggemar keju. Anyway, here's some tips biar ngga gagal..

1. Improvisasi bahan diperbolehkan....tapi kenali juga ciri2 dari masing2 bahan biar ngga uaneh rasanya.
2. Mulailah dari menu yang simpel dan lebih beradab bagi kebudayaan kita.
3. Start with a menu that is more friendly towards your wallet.

Ah cukupan ah....bahkan ampe sekarang....sisa brokoli semalam masih menghantui perutku ini.....

Thursday, September 13, 2007

Here Come Ramadhan....

At last Ramadhan. One of Islam most sacred month and of course I'm looking forward to this month.

Well, sepaking of the coming of Ramadhan, I thought I woudn't make it. 3 days before it I was still ill due to the fatigue I had suffered from my trip to Surabaya a couple of days ago. Not to mention that I had my meals late so it added to my illness. Eventhough it may not be that serious, it did made me loose my appetite and making me feel wanting to vomit any second.

But yeah...luckily things are cleared and I'm now back to business. Oh yeah....mentioning business, I do have to finish off one important thing which is to repair the the damages to my car. Well....about how it happened....it did occur in the bizzarest way as usuall. I was on my way 2 denok's house. Had to be a bit in of ahurry coz girls don't wanna wait. On the last turn to her house, their was car parking in my blind spot and since I had no options....I scratched my car succesfully ala F1 style as if Lewis Hamilton was turing to the chequered flag.

And the scratch did look serious. What made me more lucky was that the car I bumped into wasn't the car of any residents around so I didn't have to pay double. But just having to repair the scratches on my car alone has made a hole in my savings account. The night after the incident, I tried my best to at least rub away the paint marks on my car with car wax.

I wanted to have it repaired ASAP, but the next day I was ill. And it was not until yesterday that I finally forced myself to have it repaired. It turned out to cost around half a million, which means all my hard savings again lost for something really stupid. But it can't be helped. I do have to be responsibilble. And bout my parents...?surely I'll tell them, but after i get things finished. It's a good thing their all in JKT and not in SBY. If they were in SBY, they wold have know by the end of the week.

Nevertheless, it's not all bad news prior to Ramadhan. There are some good ones. At last, the internet connection has been restored. Alhamdulillah. 10 days surely seems to be long. It really turend out that the modem was broken. Luckily they gave me a more bonafide looking modem as the replacement. At least it didn't look that crapy compared to the old one.

As for Ramadhan, I'm planning to do some self improvements and introspection. I'll do it slow but surely. It's just I don't wanna loose the momentum and do things all just because it's Ramadhan. U know what I mean right??

Anyway.....I do hope to enjoy the next couple of days. Till next time...


Sunday, September 09, 2007

PV Review : MY HEART DRAWS A DREAM


Finaly got time after my hectic schedule to write down a review.

By just hearing the song, I was expecting that it would be a better PV than SEVENTH HEAVEN. And it certainly did. While SEVENTH HEAVEN was very colorfull, MHDAD was all monochrom. But what I like bout it is the meaning conveyed through the entire PV and the natural feelings in it.

The band members also really look natural, I mean without any makeup that they usually wear. This does make them really old looking, but its a welcome change. I think laruku are already realising how old they are now. But the main attention is on the use of many animal scenes throughout the PV. Too bad it wasn't in a real landscape, but the use of animal scene makes the whole song more and more natural and fresh. Not to mention the kids that appeared on the last thirds of the PV. Another new inovation from laruku. It just adds more innocence in to it.

Overall, the PV itself really does stands out to laruku's other PV's. Due to the many new things used, I guess they managed to pull out the potential of the song itself to make it more universal to others. Can't wait for DAYBREAK"S BELL to come out.

Back In Line....

Finally got back after being stranded nearly a day in SBY. Eventhough, there seem to be some side effects. Yup, its seems i've caught a mild cold here. Luckily it ain't serious, or in other words not yet serious. Well, I hope it doesn't.

Anyway, I'm quite relieved that I can now enjoy my days a bit loosely and just wait for the test results a fortnight later. Ever since taking the IELTS prep, my days have been quite monoton and goodness its all over. I can continue to prepare myself for ramadhan and do other stuffs that have been postponed due to myself preparing for IELTS.

What still makes me sick is bout the speedy connection. F***ing s***!!I've paid many and all of a sudden I can't use it. Despite all the complaints i've sent the last couple of days, no one from telkom has bothered to help me out. I'll guess I'm gonna have to stop the subscribing. It's a shame but can't help it. I don't wanna pay for something I don't get u know.

As for Ramadhan, certainly I'm making some personal plans to achieve in that month. At least it must be better than the last Ramadhan. I can't wait for it. Especially since I've done many bad things lately. May Allah forgive me..amiiin....Oh yes, Its the first time for me spending Ramadhan in this house, so I think it's gonna give me some new experiences.

Nothing notable except that I'm lately reading comics related to classical music like Forest Piano and Nodame Cantabile. It certainly gives me a expanded view of things especially classical music. I'm even thinking on trying to hear such music. On another note is about me enjoying BoA's newest song which is LOVE LETTER and Beatiful Flowers. One ballad an the other upbeat. Don't forget laruku with their newest single MY HEART DRAWS A DREAM. I'll write down the revies for the PV in my other blog.

I guess thats all. Hope I feel much better tomorrow. I certainly don't wanna start Ramadhan with a sick body. C ya...

Tuesday, September 04, 2007

IELTS...IELTS...IELTS...

It's been a while. At last, my days are numbered before IELTS test. I've just finished my IELTS prep, which took my around 40-60 days approximately.

It really...lets say...tiring. Having lessons up to 4 times a week really is boring when your not in the mood. Its somehow different form regular lectures because your facing the same materials all over again. I did start of badly, around 5-6. But things turned out good, although the maximum average score I got was just 7 for reading and writing most of them.

I have done some recon for the test palace. Luckily its about half a kilo from gubeng station, which means i can walk for a while then. What I'm more concerned is about the fatigue I'll have to suffer from the journey coz I'm departing from Malang at about 5 am. Can'thelp it coz the train is the only means of transport that can guarrantee that I'll arrive there 
on time and near the test site

Anxious now...of course i'am, And it will be till I've finished my test. I do hope that i'll straightly pass it coz I dreally don't wanna do it again or take ELICOS which means going to Australia in November. AMIIIINNN dech pokoknya...

Wednesday, August 22, 2007

Long time no see.....

I guess it's been 2 weeks. Many things have happened, some to be noted and some not.

what makes things to be noted is because many things happened last week, mainly coz of my birthday and the independence day last week. Despite having my birthday, nothing much happened besides receiving messages of congratulations from my closest friends, just 3 of them. I intended to keep it quiet because I cannot afford if all of them wanted me to treat them.

But other thing had to be finished due to my birthday which was my ID card and driving license. Too bad for me, they expired the same day as my birthday, so I had to make some time to make new ones for them. For my ID, just mad it to the office due to my uncle chaving to change the familiy card. As for my driving license, luckily I managed to finish it off last week. Took 2 days to get a new one because I had to go to the police station another day to take the theory test and photographs.

Another thing to note is that my mom and dad won't be living in SBy anymore coz they have to move to JKt by the end of month. What's making a bit stuck is due to the fact that I have to go to SBY on the 1st and 8th of sepetember, which means, I have no place to go. For the moment, I've called adhi to let me have a stay for the night but what still bothers me is run aorund in sby wothout a vehicle. Eventhough I can manage to borrow one, I still don't know the way around and things could get worst because I heard that the police in SBy are very strict on traffic violators. Due to this matter too, I need to rearrange my plans in order to get myself used to SBY as soon as possible. I do hope things can get more easier he next few days.

Besides attending IELTS and nihongo lessons, it's just me reading manga, watching movies and drama and doing housechores. Sill the boring stuffs. Aaaaa....speaking about IELTS, I got 7 for the simulation test. I feel lucky because there were some parts that I thought would get lower than expected but it turned out the other way around. Just jope that the real test result would not be lower than the simulation, AMIIIINNNNN.

I guess that's all I can write down. Actually, there are a lot of things I wanna write, but, it's still jumbled up in my brain. Maybe I can sort it out as soon as possible. Jya na...matta ato de..

Sunday, August 19, 2007

Movie Review : Die Hard 4.0


Akhirnya kesampaian buat reviewnya. Aslinya sih dah sekitar 3 minggu yang lalu aku ngeliat film ini ma temen2 di MATOS. Sayangnya ada sedikit gangguan yang menyebabkan aku telat ngeliat filmnya sekitar 10 menit. Anyway, Aku masih bisa menikmati filmnya secara utuh.

Film yang sepertinya bakal menjadi sekuel terakhir dari seri Die Hard kali ini bermusuhkan seorang Hacker yang ingin melumpuhkan infrastruktur jaringan Amrik dan memanfaatkan kesempatan ini tuk ambisinya. Sayangnya seperti biasa, John McClane masih aja berada di tempat dan waktu yang salah. Jadinya penjahatnya ngga bisa ngejalanin plan secara lancar. Apes pula bagi McClane, musuhnya bukan lagi model konvensional yang mengandalkan otot dan pistol belaka tapi merupakan penjahat yang menggunakan teknologi informatika tuk menghancurkan musuhnya. Untung aja dia punya seorang "kacung" bernama Ferrell yang ahli ngatasi halo ini. Aslinya si Ferrell ini merupakan incaran si penjahat utama yang ingin membunuhnya karena telah mengetahui rahasia plannya, tapi keburu dilindungi ma si McClane. Sepanjang cerita, mereka berdua jadi semacam dynamic duo, yang satu ngurusi otot dan pistol, satunya ngurusi otak dan komputer. Good Match.

Gw buat singkat aja. Ceritanya sendiri sih ngga orisinil banget. Kalo ngga salah alur cerita dan temanya bahkan mirip banget ma film Undersiege II. Bedanya adegan aksi dan visual efeknya lebih tergarap di sini. Paling juga 2 hal ini yang jadi keunggulan utama filmnya. Tuk urusan logika di film...jangan tanya deh.....ketahuan banget banyak hal dari film semacam ini adalah khayal. Contoh utama adalah perusakan terhadap seluruh infrastruktur jaringan AS. Kalo emang di film semudah itu, jamin deehhh......Amrik dah lama banget keserang ma teroris. Walo emang aku bilang secara teori memungkinkan banget, tapi prakteknya pasti ngga segampang itu.JUga adegan F-35 yang bisa melakukan manuver hovering kaya begitu. Walo emang F-35 bisa melakukan VTOL flight, tapi kok rasanya manuver pesawatnya masih khayal banget tuh.

Aktingnya sendiri sih cukupan, ngga kurang ngga lebih. Bruce Wilis kayanya emang dah jadi tokoh yang paling pas tuk memerankan McClane. Cocok dan menghayati. Apalagi dengan kata2 trade marknya yakni Yippe Yee Kay Yi Mother F*****. Yang menarik perhatianku adalah hadirnya si Maggie Q. Sayangnya dia kebagian peran penjahat, ngga sebagai pihak yang baik seperti di film MI:3. Aktor2 lain bagiku dah cukup mendukung jalannya film.

Overall, kalo mo nyari film penuh aksi, kayanya film ini pas. Storyline sendiri sih walo ngga bisa dibilang bagus amat n orisinil tapi paling ngga dah cukup kuat tuk menyangga jalannya film ini. Bagiku, ini merupakan sekuel Die Hard terbaik yang ada sejak film pertamanya pada akhir dekade 80an.